Mendag Targetkan Transaksi di Trade Expo Indonesia ke-35 capai USD 1 Miliar

Menteri perdagangan (mendag) agus suparmanto menarget transaksi bisnis pemasaran dalam trade expo indonesia (tei) 2020 sebesar usd 1 miliar. Angka ini semakin lebih kecil dibanding perolehan tei 2019 sebesar usd 10.96 miliar.

Tetapi di lain sisi. Agus memandang ajang tei ke-35 tahun ini adalah rekor pameran paling besar yang dikerjakan secara virtual di tengah-tengah wabah covid-19 yang berjalan. “ini ada 3.129 buyer dengan sasaran transaksi bisnis barang sebesar usd 1 miliar.” kata mendag habis buka tei 2020. Selasa (10/11/2020). Walau diadakan virtual di tengah-tengah wabah. Tei 2020 tidak menurunkan ketertarikan aktor usaha. Bisa dibuktikan dari jumlah simpatisan yang melonjak sampai 2x lipat. Yaitu 690 aktor usaha. Dari sasaran awalnya 300 aktor usaha.

“kurang dari 1 bulan semua stand sudah berisi penuh di awal oktober 2020 sekitar 690 aktor usaha di mana sasaran sebelumnya 300.” jelas mendag.

Di tengah-tengah wabah covid-19. Trade expo indonesia ke-35 untuk pertamanya kali diadakan secara virtual.

Mengangkat topik ‘sustainable trade in digital era’. Menteri perdagangan. Agus suparmanto sampaikan jika acara ini datang bawa inovasi untuk memperantai jalinan beberapa exportir dengan partner usahanya di penjuru dunia. Di mana kini sedang terbatas tempat geraknya secara fisik.

Walau diadakan secara virtual. Ini tidak menurunkan ketertarikan dari aktor usaha. Terdaftar. Ada 690 aktor usaha yang tergabung pada acara ini. Jumlah itu membudak lebih dari 2x lipat dari sasaran yaitu 300 aktor usaha.

“trade expo ini mendapatkan semangat yang tinggi sekali dari beberapa exportir. Bisa dibuktikan periode waktu kurang dari 1 bulan semenjak diluncurkannya secara sah di bulan september tanggal 21 2020. Semua stan sudah berisi penuh oleh beberapa pejuang export di awal oktober 2020 sekitar 690 aktor usaha.” kata menteri perdagangan. Agus suparmanto dalam opening ceremony 35th trade expo indonesia. Selasa (10/11/2020).

Di lain sisi. Agus tidak menyangkal ada kesusahan untuk menyamakan hasil penyelenggaraan trade expo 2019 kemarin. Di mana transaksi bisnis yang dibuat capai usd 10.96 miliar.

“kami percaya diri dengan keunggulan dari metode virtual ini penyelenggaraan trade expo indonesia tahun ini bisa memberi andil pada kenaikan export. Meskipun dengan perolehan yang akan susah untuk menyamakan hasil penyelenggaraan tahun 2019 lalu.” kata agus.

Kementerian kelautan serta perikanan melepaskan export 8.9 ribu ton hasil perikanan sebesar rp 588 miliar ke beberapa negara. Pelepasan export itu dikerjakan serempak di lima kota dengan menyertakan 147 perusahaan.

 

error: Content is protected !!